Penelitian dilakukan untuk mengembangkan ilmu
pengetahuan manusia. Penelitian ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan
banyak hal seperti peraturan baik peraturan tertulis maupun tidak tertulis.
Salah satu bentuk peraturan dalam penelitian adalah etika.
Kata
Etika berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos yang berarti adat kebiasaan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,
etika bermakna ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk
dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Etika merupakan suatu pemikiran kritis dan mendasar tentang ajaran-ajaran
dan pandangan-pandangan moral. Etika berkaitan erat dengan masalah nilai. Kattsoff mengemukakan sesungguhnya etika lebih banyak bersangkutan dengan prinsip-prinsip dasar
pembenaran dalam hubungannya dengan tingkah laku manusia.
Universitas
Gadjah Mada (2004) memaknai etika sebagai
filsafat praktis, artinya, filsafat yang ingin memberikan penyuluhan kepada
tingkah laku manusia dengan memperhatikan apa yang harus dilakukan. Kode Etik
adalah serangkaian norma-norma etik yang memuat hak dan kewajiban yang
bersumber pada nilai-nilai etik yang dijadikan sebagai pedoman berfikir,
bersikap, dan bertindak dalam aktivitas-aktivitas yang menuntut tanggung jawab
profesi. Penelitian didefinisikan sebagai usaha untuk memperoleh fakta atau
prinsip dan menguji kebenaran dengan cara mengumpulkan dan menganalisis data
yang dilaksanakan dengan teliti, jelas, sistematik, dan dapat dipertanggung
jawabkan. Dari definisi-definisi tersebut, etika penelitian merupakan
prinsip-prinsip yang dijadikan sebagai pedoman berfikir, bersikap, dan
bertindak dalam aktivitas-aktivitas penelitian
Etika
penelitian diperlukan untuk mengatur perilaku seorang peneliti dalam
penelitiannya. Etika digunakan untuk mengendalikan tindakan-tindakan yang akan
diambil oleh seorang peneliti. Penelitian banyak jenisnya, sehingga
masing-masing bidang akan memunculkan etika tertentu. Contohnya penelitian
dalam bidang akademik ada etika penelitian akademik. Makalah ini bertujuan
untuk memaparkan apa saja aspek-aspek dalam etika penelitian. Metode yang
digunakan adalah review (tinjauan) dari beberapa pustaka.
ASPEK-ASPEK DALAM ETIKA PENELITIAN
Inti
dari etika penelitian adalah seorang peneliti harus menjalankan perilaku ilmiah
(scientific conduct) dan menghindari
pelanggaran ilmiah (scientific misconduct). Perilaku ilmiah diantaranya berpikir ilmiah
dan mempunyai prinsip moral dasar. Pelanggaran ilmiah berupa fabrikasi, plagiat
dan lain-lain.
Pengetahuan
ilmiah diperoleh dari cara berpikir yang ilmiah. Ada lima ciri pokok berpikir ilmiah yaitu empiris, sistematis, objektif,
analitis dan verifikatif. Empiris maksudnya pengetahuan diperoleh berdasarkan
pengamatan dan percobaan. Sistematis maksudnya berbagai pengetahuan dan data
yang tersusun sebagai kumpulan pengetahuan itu mempunyai hubungan ketergantungan
dan teratur. Objektif maksudnya bebas
dari prasangka perseorangan dan kesukaan pribadi. Analitis maksudnya berusaha
membeda-bedakan pokok soalnya ke dalam bagian-bagian yang terperinci untuk
memahami berbagai sifat hubungan, dan peranan dari bagian-bagian itu.
Verifikatif maksudnya dapat diperiksa kebenarannya oleh siapapun juga.
Semua
masalah etika, dapat
dikembangkan berbasis pada prinsip moral dasar / etika.
Prinsip moral dasar dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu: prinsip menghormati
orang lain/orang (Respect for others (person), prinsip kemurahan hati (beneficence) dan prinsip keadilan (justice) (Sastrapratedja, 2009). Prinsip
moral dasar ini merupakan aspek-aspek penting dalam penelitian. Sejalan dengan pengelompokkan
prinsip oleh Sastrapratedja, Milton (1999 dalam Muslim, 2007) membagi aspek
penelitian menjadi empat aspek yaitu:
menghormati harkat dan martabat manusia (respect for human dignity), menghormati privasi dan kerahasiaan
subyek penelitian ( respect for privacy
and confidentiality), keadilan dan inklusivitas (justice and inclusiveness) dan memperhitungkan manfaat dan kerugian
yang ditimbulkan (balancing harms and
benefits).
Dari
pengelompokkan-pengelompokkan prinsip/aspek tersebut dapat ditarik
pengelompokkan aspek yang terkait dengan etika penelitian yaitu 1) peneliti, 2)
subyek yang diteliti, dan 3) komunitas/lingkungan sekitar peneliti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar