Jumat, 26 Februari 2016

Apa Itu Tanam Padi Jajar Legowo



Pernahkah mendengar kata jajar legowo? Bagi sejumlah orang kata ini sudah tidak asing lagi namun untuk sejumlah orang lain baru mendengar (tepatnya baru membaca) kata jajar legowo. Yang jelas, jajar legowo bukan sejenis makanan apalagi nama orang.. jauh itu.  Kalo yang nama makanan ya sejenis rondo royal,,klepon,, onde-onde. Stop, jadi ngomong makanan. Ayo kita kembali ke pembicaraan kita tentang jajar legowo.
Kata jajar legowo sebenarnya sudah cukup lama dipopulerkan. Kata ini lebih dikenal pada bidang pertanian khususnya untuk tanaman padi. Apa sih sebenarnya jajar legowo itu?
Kata jajar legowo berasal dari boso jowo. Secara harafiah jajar berarti berbaris sedangkan legowo merupakan gabungan dari kata lego (luas) dan dowo (memanjang). Merujuk pada Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian, jajar legowo ini merupakan istilah untuk cara tanam padi. Cara tanam jajar legowo merupakan pola bertanam yang berselang-seling antara dua atau lebih (biasanya dua atau empat) baris tanaman padi dan satu baris kosong.
            Intinya, Cara tanam legowo merupakan cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong. Karena pada jajar legowo ada baris kosong maka banyak orang awam yang mempertanyakan apakah baris kosong ini menyebabkan jumlah tanaman menjadi lebih sedikit dari cara tanam padi yang sudah biasa diterapkan (cara tanam tegel). Sebaliknya, cara tanam jajar legowo ini malah akan meningkatkan jumlah tanaman dalam hamparan yang sama dibandingkan dengan cara tanam tegel. Hemm bingung? Begini, peningkatan jumlah tanaman karena pada baris yang berdekatan dengan baris kosong akan disisipkan dengan tanaman lagi. Misalnya jika jarak antar tanaman dalam satu baris 20 cm maka pada baris pinggir ini menjadi 10 cm. Nah sudah jelaskan..
Sampai di sini dulu ya, kita sambung lain waktu,, tentang Bagaimana menerapkan Cara Tanam Jajar Legowo.

Referensi:
Abdulrachman, S., Mejaya, M. J., Agsutiani, N., gunawan, I., Sasmita, P. dan Gusmara A. 2013. Sistem Tanam Legowo. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian. Bogor

Foto: Nur Fitriana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar